berita

2,3 Persen Warga di Utara Padang Masih Terdampak Gangguan Air Bersih Pascabanjir Bandang

Jumat, 9 Januari 2026 | 10:04 WIB
Ilustrasi Air Bersih (Foto: Pixabay)


Sumbardaily.com, Padang – Gangguan distribusi air bersih masih dirasakan sekitar 2,3 persen pelanggan di wilayah Utara Kota Padang akibat dampak bencana banjir bandang yang merusak infrastruktur utama milik Perumda Air Minum (AM) Kota Padang. Kerusakan tersebut terjadi pada jembatan pipa di kawasan Gunung Nago yang selama ini menjadi jalur vital suplai air ke sejumlah kawasan permukiman.





Kondisi tersebut mendorong Perumda AM Kota Padang untuk terus mempercepat proses pemulihan layanan agar distribusi air bersih dapat kembali normal secara menyeluruh. Di tengah tantangan cuaca yang belum sepenuhnya stabil, manajemen memastikan berbagai langkah strategis tetap dijalankan untuk menjaga kenyamanan pelanggan.





Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa gangguan distribusi yang masih terjadi merupakan dampak langsung dari kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Jembatan pipa di Gunung Nago yang terdampak menjadi salah satu titik krusial karena berfungsi sebagai jalur utama penyaluran air bersih ke wilayah Utara Kota Padang.





Penjelasan tersebut disampaikan Adhie Zein saat memberikan keterangan di Kantor Perumda AM Kota Padang, Kamis (8/1/2026). Ia menegaskan bahwa Perumda AM tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah taktis untuk mengamankan pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak.





Menurut Adhie, percepatan pemasangan pipa transmisi jalur dua menuju Intake Palukahan menjadi fokus utama saat ini. Pekerjaan tersebut dilakukan dengan dukungan Hutama Karya (HK) sebagai upaya serius untuk menjaga keberlanjutan suplai air, khususnya bagi pelanggan di wilayah Utara, termasuk kawasan Lubuk Buaya.





“Tim kami bersama dukungan dari Hutama Karya sedang melakukan percepatan pemasangan pipa transmisi jalur dua untuk Intake Palukahan. Ini merupakan upaya serius kami untuk mengamankan suplai air bagi warga di wilayah Utara, termasuk Lubuk Buaya,” ujar Adhie dikutip Jumat (9/1/2026).





Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelanggan yang masih terdampak, Perumda AM Kota Padang juga menjalankan operasi kemanusiaan dengan mengerahkan 15 unit mobil tangki air bersih. Armada tersebut beroperasi secara marathon mulai pagi hingga dini hari, bahkan hingga pukul 02.00 WIB, untuk mendistribusikan air bersih langsung ke pemukiman masyarakat.


Halaman:

Tags

Terkini