berita

Cuaca Ekstrem Picu Galodo di Malalak Agam, Warga Terjebak Lumpur dan Material Tebal

Rabu, 26 November 2025 | 21:18 WIB
Longsor di Jorong Toboh Tangah, Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (26/11/2025) akibat hujan deras dan cuaca ekstrem. (Foto: Dok. Muhammad Abrar Majid untuk Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Agam - Hujan deras yang mengguyur wilayah Malalak sejak Rabu (26/11) siang kembali memicu banjir bandang atau galodo di Jorong Toboh Tangah, Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).





Peristiwa yang terjadi pada sore hari itu menegaskan kembali tingginya kerentanan daerah tersebut terhadap bencana hidrometeorologi, terutama longsor dan galodo ketika cuaca ekstrem melanda kawasan perbukitan.





Dari rekaman visual yang dibagikan melalui media sosial Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Agam, terlihat jelas bagaimana material lumpur dan serpihan kayu menutupi jalan serta area permukiman warga.





Dalam video berdurasi singkat itu, permukaan tanah berubah menjadi hamparan lumpur pekat, disertai batang pohon dan bongkahan tanah yang terbawa arus dari kawasan hulu.





Jejak aliran air yang mulai surut pada pukul 18.10 masih memperlihatkan betapa kuatnya terjangan galodo yang melanda wilayah tersebut.





Galodo datang secara tiba-tiba, membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Selain merusak sejumlah lahan, derasnya arus membawa material dari perbukitan dan mengarahkannya tepat ke jalur pemukiman.





Akses jalan di Jorong Toboh Tangah pun tertutup material lumpur yang tebal, membuat kendaraan tidak bisa melewati beberapa titik yang licin dan berbahaya. Kondisi itu memaksa masyarakat memilih bertahan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.


Halaman:

Tags

Terkini