Masih Didalami
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan bahwa dari hasil pemeriksaan pelaku, terdapat dua korban tambahan yang diduga kuat merupakan mahasiswi yang sempat dinyatakan hilang pada awal 2024.
"Dari keterangan pelaku, dia mengaku membunuh dua korban lainnya. Saat ini jasad yang kami temukan di sumur masih dalam bentuk tulang belulang, sehingga perlu proses identifikasi lebih lanjut untuk memastikan identitas," ungkap Faisol.
Ia menambahkan, tim penyidik tengah mendalami motif pembunuhan terhadap dua korban tambahan ini. Termasuk apakah pembunuhan dilakukan dengan cara yang sama seperti terhadap Septia Adinda yang dimutilasi menjadi 10 bagian.
"Kami masih mendalami apakah pembunuhan dilakukan dengan metode yang sama. Keterangan pelaku terus kami dalami," kata Faisol.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan proses identifikasi forensik atas jasad yang ditemukan di dalam sumur. Sementara pelaku Satria Juhanda alias Wanda telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (wan/red)