berita

Pelaku Mutilasi Ditangkap: Wanda Diduga Bunuh 3 Orang

Kamis, 19 Juni 2025 | 11:27 WIB
Pelaku mutilasi diduga bernama Wanda ditangkap. Korban utama diduga Septia Adinda. Polisi sebut ada dua korban lain. (Foto: Dok Polres Padang Pariaman)


Sumbardaily.com, Pariaman – Polres Padang Pariaman mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan dan mutilasi yang jenazahnya ditemukan dalam kondisi terpotong di dua lokasi berbeda, yakni Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Korban utama yang diduga dimutilasi adalah seorang perempuan bernama Septia Adinda (25).





Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan penangkapan tersebut. "Udah (tertangkap pelaku)," ujar Faisol, Kamis (19/6/2025). Meski begitu, ia belum memberikan keterangan rinci mengenai kronologi penangkapan, lokasi tertangkapnya pelaku, maupun motif di balik aksi kejahatan tersebut.





Pelaku diketahui bernama Wanda. Ia diduga tidak hanya terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Septia Adinda, tetapi juga dalam dua kasus pembunuhan lainnya. Namun, polisi belum memastikan apakah kedua korban tambahan itu juga mengalami tindakan mutilasi seperti halnya korban utama.





"Yang dua (korban) itu merupakan kasus lama," ujar Faisol tanpa merinci lebih lanjut identitas korban maupun keterkaitannya secara langsung dengan Wanda.





Penemuan Potongan Tubuh di Dua Lokasi





Penemuan jasad korban dimulai pada Selasa (19/6/2025) ketika warga menemukan bagian tubuh manusia tanpa kepala, kedua tangan, dan kaki di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Temuan tersebut segera menggemparkan warga sekitar dan memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.





Keesokan harinya, Rabu (18/6/2025), bagian kaki lain ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi penemuan awal, masih di aliran sungai yang sama. Di hari yang sama, warga Kota Padang kembali dikejutkan dengan penemuan kepala dan tangan manusia di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.





Polisi meyakini seluruh potongan tubuh tersebut merupakan bagian dari satu individu yang sama. Potongan tubuh kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk keperluan identifikasi dan autopsi. Sejumlah warga yang merasa mengenal korban juga datang ke rumah sakit guna memberikan keterangan.


Halaman:

Tags

Terkini