berita

Penyerahan SK 397 CPNS Padang: Fadly Amran Tekankan Integritas dan Anti-KKN

Selasa, 27 Mei 2025 | 14:53 WIB
Wali Kota Fadly Amran serahkan SK pengangkatan 397 CPNS Pemko Padang. (Foto: Dok Kominfo Padang)


Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi mengangkat 397 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi bagian dari aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan daerah. Upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan, Youth Centre, pada Selasa (27/5/2025).





Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung acara pelantikan tersebut dengan menyerahkan SK pengangkatan secara simbolis kepada para CPNS yang telah berhasil melewati seluruh tahapan seleksi. Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa proses menjadi pegawai negeri sipil bukanlah perjalanan yang sederhana dan memerlukan dedikasi tinggi.





Ia menyampaikan pesan krusial mengenai nilai-nilai fundamental yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur negara, yakni integritas, loyalitas, dan jiwa pengabdian yang tulus kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparatur pemerintah harus mampu memberikan dampak positif dan kontribusi konkret bagi kemajuan daerah.





"Lembaga pemerintahan harus mengutamakan kemaslahatan masyarakat. Kehadiran kita sebagai aparatur negara harus memberikan dampak dan kontribusi nyata. Jadilah generasi emas yang membawa kinerja baik di manapun ditempatkan," tegas Fadly Amran.





Fadly Amran juga memberikan arahan praktis kepada para CPNS untuk terus mengembangkan diri melalui pembelajaran berkelanjutan, aktif mendengarkan masukan, dan mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan kerja yang akan mereka hadapi.





"Berkomunikasilah dengan baik, gali masukan dan lakukan pekerjaan dengan tulus dan ikhlas demi kemajuan Kota Padang," lanjutnya dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi dan dedikasi dalam bertugas.





Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam arahan Fadly Amran adalah komitmen dalam memberantas praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Ia menekankan bahwa pemerintahan yang bersih dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.


Halaman:

Tags

Terkini