berita

Jamin Keselamatan Penumpang Lebaran, KAI Divre II Sumbar Tes Narkoba Awak Kereta

Selasa, 18 Maret 2025 | 16:15 WIB
KAI Divre II Sumbar melakukan tes narkoba pada 20 awak sarana perkeretaapian untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api selama angkutan Lebaran. (Foto: Dok KAI Divre II Sumbar)


Sumbardaily.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menggelar pemeriksaan narkoba secara acak terhadap awak sarana perkeretaapian guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.





Kegiatan tersebut diselenggarakan di kantor KAI Divre II Sumbar, Kota Padang, Selasa (18/3) dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar.





Vice President KAI Divre II Sumbar, M. Tri Setyawan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan narkoba ini merupakan upaya strategis untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) perusahaan dalam menghadapi peningkatan mobilitas penumpang pada periode Lebaran.





"Kami berkolaborasi dengan BNN Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan pemeriksaan narkoba secara acak kepada sejumlah pegawai KAI Divre II Sumbar. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan bahwa seluruh petugas yang bertugas berada dalam kondisi optimal dan tidak terpengaruh zat-zat terlarang," ujar M. Tri Setyawan.





Dalam pemeriksaan tersebut, sebanyak 20 pegawai KAI menjalani tes narkoba, meliputi masinis, kondektur, petugas pemeriksa jalur rel, anggota Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), petugas keamanan, serta pekerja operasional lainnya. Pengujian dilakukan menggunakan alat tes urine yang mampu mendeteksi enam jenis kandungan narkotika, yaitu Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC), Methamphetamine (MET), dan Benzoidazepine (BZD).





Program pemeriksaan narkoba ini tidak hanya berhenti pada pengujian urine. Para peserta juga mendapatkan edukasi komprehensif dari BNN Provinsi Sumatera Barat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).





"Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama bagi kami. Langkah pencegahan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menjamin keamanan perjalanan kereta api, khususnya menjelang masa angkutan Lebaran yang diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan," tegas M. Tri Setyawan.


Halaman:

Tags

Terkini