Sumbardaily.com, Padang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mengumumkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar).
Berdasarkan analisis yang dirilis pada Minggu (16/2/2025), fenomena cuaca ekstrem diprediksi akan berlangsung selama tiga hari ke depan, hingga Selasa (18/2/2025).
Hasil pemantauan BMKG mengindikasikan bahwa wilayah Agam dan Pasaman akan menghadapi intensitas hujan yang bervariasi dari ringan hingga deras, terutama pada periode siang hingga sore hari di awal minggu.
Sementara itu, pada malam harinya, sejumlah wilayah seperti Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Memasuki hari Senin dan Selasa, cakupan wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem semakin meluas.
BMKG memprediksi bahwa 15 wilayah di Sumbar akan terdampak, meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Wilayah-wilayah tersebut diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras, khususnya pada rentang waktu siang hingga sore hari.