Sementara itu, pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah, menyatakan bahwa saat ini Gunung Marapi berstatus Siaga Darurat.
Hal ini dikarenakan adanya potensi ancaman bencana yang ditandai dengan peningkatan aktivitas gunung berdasarkan sistem peringatan dini.
"Apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Marapi, maka ada empat daerah yang terdampak, yaitu Kabupaten Agam, Tanah Datar, Kota Bukittinggi, dan Padang Panjang. Untuk itu, kami himbau masyarakat untuk menjauhi tempat-tempat yang berisiko tinggi dalam radius 4,5 KM," ujar Harmensyah.
Ia menambahkan, jika sudah ada peringatan dari PVMBG dan terjadi sesuatu, warga diminta untuk segera mencari tempat aman untuk berlindung serta mengikuti arahan dari wali nagari atau kepala desa setempat.
Apabila warga tidak mau mengungsi, maka aparat akan melakukan pemaksaan demi keselamatan. (red)