berita

Inspektorat Akui Ada Kesalahan Kontrak Sewa Mobil di Badan Penghubung Sumbar

Selasa, 10 September 2024 | 20:25 WIB
Kantor Gubernur Sumbar. (Foto: Ist)


Padang, Sumbardaily.com - Inspektorat Sumatera Barat (Sumbar) mengakui adanya kesalahan dalam kontrak sewa menyewa tujuh kendaraan di Badan Penghubung Sumbar, Jakarta.





Tujuh kendaraan yang dipakai unsur pimpinan di Pemerintah Provinsi dan DPRD Sumbar di Badan Penghubung Sumbar itu diketahui cacat administrasi dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.





Kontrak sewa menyewa kendaraan ini senilai Rp 2.582.200.000,00 pada Agustus 2023 lalu. Sebelumnya Polda Sumbar telah melakukan klarifikasi kepada pejabat yang bersangkutan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di Badan Penghubung Sumbar.





"Iya, ini kan temuan BPK. Kemudian oleh BPK diberikan rekomendasi. Memang untuk pimpinan DPRD maupun pemerintah daerah. Cuman model kontrak sewa yang tidak pas," kata Inspektur Provinsi Sumbar, Delliyarti kepada media, Senin (9/9/2024).





Delliyarti mengatakan, dari rekomendasi BPK RI dinas terkait disuruh mengembalikan kelebihan belanja yang tidak wajar dalam waktu yang ditentukan. Selain adanya temuan kemahalan, BPK RI juga mengeluarkan rekomendasi terkait cacat administrasi yang dilakukan rekanan dalam kontrak tersebut.





"Jadi kalau BPK sudah mengaudit, kita tidak lagi melakukan audit lagi. Karena kita menindaklanjuti hasil rekomendasi dari BPK," ujar Delliyarti.





Setahu Delliyarti, rekomendasi yang dikeluarkan oleh BPK RI ini, telah dilaksanakan oleh perusahaan yang bersangkutan. Pihaknya saat ini melakukan pemantauan, sejauh mana rekomendasi yang telah dilaksanakan pihak terkait.


Halaman:

Tags

Terkini