berita

10 Ribu Bibit Kaliandra Merah Ditanam di Limapuluh Kota, Ini Tujuannya

Jumat, 16 Februari 2024 | 06:30 WIB
Penanaman bibit Kaliandra Merah di Nagari Tanjuang Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok Humas PT Semen Padang)


Sumbardaily.com, Limpuluh Kota - Sebanyak 10.000 bibit kaliandra merah ditanam di lahan seluas 10 hektare di Nagari Tanjuang Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).





Penanaman dilakukan petani setempat bekerja sama dengan PT Semen Padang sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan menekan emisi karbon.





Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis mengatakan, kaliandra merah memiliki banyak manfaat.





Kayunya dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara, bunganya untuk madu galo-galo, dan daunnya untuk pakan ternak.





"Penanaman kaliandra merah ini sejalan dengan program pemerintah dalam menurunkan emisi karbon dan meningkatkan cadangan karbon," ujar Iskandar lewat siaran pers Kamis (15/2/2024).





Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Guguak Pandam Duri Saiyo, Safuanul Arif, mengatakan, pihaknya tertarik menanam kaliandra merah karena potensinya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.





"Kayunya bisa dijual ke PT Semen Padang, bunganya untuk madu, dan daunnya untuk pakan ternak. Ini sangat cocok dengan kami karena rata-rata anggota kelompok tani punya ternak sapi dan kambing," kata Safuanul.


Halaman:

Tags

Terkini