Sumbardaily.com, Padang - Delegasi dari Provinsi Ba Ria-Vung Tau, Vietnam, mengunjungi PT Semen Padang, Kamis (24/8/2023) untuk melihat Pabrik Indarung I yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional.
Pada kunjungan itu, delegasi yang terdiri dari Chief Delegasi Doung Trong Hieu, Kepala Internal Delegasi Ba Ria–Vung Tran Tuan Linh, Deputi Delegasi Nguyen Cong Vinh, Sekertaris Deputi Nhuyen Thi Yen, Direktur Departemen Tourish Trinh Hang, Deputi Direktur Huynh Thanh Thai dan Deputi Direktur Le Van Danh menyatakan kekagumannya terhadap pabrik yang telah berusia 113 tahun tersebut.
Dalam kunjungannya, rombongan delegasi Vietnam itu didampingi jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Di antaranya, Sekda Kota Padang Andree Harmadi Algamar, Asisten I, Edi Hasymi, Kepala Dinas Pariwisata Yudi Indra Syani, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Alfiadi, Kabag Kerjasama, Erwin dan Camat Lubuk Kilangan Elfian Putra Ifadi.
Mereka disambut Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati serta jajaran staf pimpinan. Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyampaikan bahwa PT Semen Padang adalah anak usaha dari Semen Indonesia atau SIG yang bergerak di bidang produksi semen. Dan, PT Semen Padang adalah produsen semen pertama di Asia Tenggara.
PT Semen Padang memiliki 6 pabrik di Indarung, Kota Padang, dan 1 unit pabrik di Dumai, Provinsi Riau, dengan total kapasitas produksi 8,9 juta ton semen per tahun. Di tahun 1999, Pabrik Indarung I berhenti beroperasi.
"Saat didirikan, pabrik ini bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NIPCM)," kata Anita dalam keterangan resmi, Jumat (25/8/2023).
Pabrik Indarung I, sebut Anita, resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kemendikbudristek RI berdasarkan Surat Keputusan No 54/M/2023 yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Makarim pada 27 Februari 2023. Pabrik Indarung I PT Semen Padang ini memiliki 5 Kiln.