Asap Karhutla Tak Kunjung Berakhir, DPR RI Dorong Pemerintah Terima Bantuan Singapura

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:09 WIB
Ilusrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)
Ilusrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)


Sumbardaily.com - Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin meminta pemerintah mempertimbangkan bantuan dari negara lain untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.





Menurutnya, upaya pemadaman perlu diperkuat dengan seluruh sumber daya yang tersedia agar masyarakat di wilayah terdampak tidak terus-menerus terpapar kabut asap.





Syafruddin menilai karhutla berkepanjangan tidak lagi sekadar menjadi persoalan lingkungan. Kondisi tersebut telah berkembang menjadi masalah kemanusiaan karena mengganggu kesehatan, pekerjaan, pendidikan, serta aktivitas harian masyarakat.





Dalam keterangan yang dikutip dari DPR RI, Minggu (18/10/2026), Syafruddin menegaskan pemerintah perlu mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengendalikan kebakaran. Ia juga meminta agar tawaran bantuan internasional tidak langsung dikesampingkan apabila dapat mempercepat pemadaman.





"Karhutla ini sudah berlangsung berbulan-bulan. Masyarakat terus-menerus berada dalam kepungan asap dan harus menanggung dampaknya setiap hari. Kita tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Pemerintah harus mengerahkan seluruh kemampuan yang ada dan tidak perlu ragu mempertimbangkan bantuan negara lain apabila itu dapat mempercepat pemadaman," ujar Syafruddin dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).





Menurut Syafruddin, keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan penanganan karhutla. Ketika kebakaran meluas dan sulit dikendalikan, pemerintah perlu membuka ruang bagi dukungan internasional yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.





Bentuk bantuan yang dapat dipertimbangkan antara lain pesawat pemadam kebakaran, teknologi untuk memantau titik api, peralatan penanggulangan kebakaran, hingga tenaga ahli yang berpengalaman menangani kebakaran hutan dalam skala besar.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X