Ririn mengatakan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kelistrikan, tetapi juga kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Ketika banjir datang dan membuat masyarakat harus menghadapi berbagai keterbatasan, tentu ada banyak hal yang menjadi kekhawatiran, mulai dari kondisi rumah hingga kebutuhan keluarga sehari-hari. Karena itu, kami ingin hadir dan membantu masyarakat. Bantuan makanan siap saji ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat sedikit meringankan beban warga. Semoga bantuan ini membawa manfaat, memberikan kelegaan, dan menjadi penguat bagi masyarakat untuk melewati masa sulit bersama-sama,” ucapnya.
Penyaluran 150 porsi makanan siap saji tersebut menjadi tahap awal dukungan PLN UID Sumbar bagi warga terdampak.
Perusahaan pelat merah tersebut juga menyatakan komitmennya untuk terus berupaya membantu masyarakat melalui dukungan kebutuhan lainnya, seperti pakaian, obat-obatan dan peralatan kebersihan.
Dukungan lanjutan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kesehatan setelah banjir surut.
Dukungan kemanusiaan juga disalurkan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 Padang kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan petugas gabungan yang bertugas di lapangan.
Pada Minggu (11/10/2026), bantuan disalurkan ke kawasan Lubuk Minturun dan Kelurahan Guo, Kecamatan Kuranji.
Bantuan tersebut berupa nasi bungkus, mie instan dan minuman hangat untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga maupun petugas yang masih menjalankan tugas penanganan pascabencana.