Tabebuya Mekar di Padang Panjang, Jalan Soekarno Hatta Mirip Jepang dan Korea Selatan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:06 WIB
 Jalan Soekarno Hatta di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menghadirkan pemandangan berbeda saat bunga Tabebuya bermekaran mirip Jepang dan Korea Selatan. (Foto: Pemko Padang Panjang)
Jalan Soekarno Hatta di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menghadirkan pemandangan berbeda saat bunga Tabebuya bermekaran mirip Jepang dan Korea Selatan. (Foto: Pemko Padang Panjang)



Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Panjang, Arni Jayatri, menjelaskan bahwa penanaman Tabebuya di kota tersebut telah dimulai sejak 2021.





Menurutnya, pohon Tabebuya tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki fungsi lain. Saat musim berbunga tiba, pohon ini menyuguhkan pemandangan yang menarik. Tajuk dan daunnya yang rimbun juga dapat memberikan keteduhan bagi masyarakat.





Keberadaan Tabebuya turut menambah daya tarik ruang publik. Warga dapat menikmati suasana di bawah pepohonan sambil berbincang atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.





Selain di Jalan Soekarno Hatta, pohon Tabebuya juga ditemukan di sejumlah lokasi lain di Padang Panjang. Di Taman M. Sjafei, terdapat satu pohon Tabebuya yang berbunga kuning. Dua pohon dengan warna bunga serupa juga tumbuh di dekat lampu merah Hotel Hasiba.





Keindahan Tabebuya turut menarik perhatian Fauzana Adma, yang akrab disapa Aling. Video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya sempat menarik perhatian warganet. Ia mengaku merasakan perubahan suasana ketika melewati Jalan Soekarno Hatta, baik saat berangkat bekerja maupun ketika bepergian ke pusat Kota Padang Panjang.





“Apalagi saat Tabebuya berguguran, sangat indah dipandang, ditambah kabut pagi yang menyelimutinya. Jadi, saya tertarik untuk mengabadikan momen ini,” katanya.





Ketertarikan tersebut membuat Aling mengajak rekan-rekan sekantornya untuk berfoto dan merekam video di kawasan itu sekitar pukul 06.00 WIB. Menurutnya, suasana pagi yang diselimuti kabut menjadi salah satu daya tarik. Pilihan busana bergaya musim dingin juga membuat hasil foto dan video terlihat semakin menarik.





Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk menikmati keindahan Tabebuya, warga diimbau menjaga kebersihan kawasan. Masyarakat juga diminta tidak memetik bunga maupun merusak pohon. Selain itu, keselamatan perlu diperhatikan ketika mengambil foto dan video di tepi jalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X