Keterlibatan tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat dan pelajar di sekitar lokasi perlombaan ikut merasakan suasana MTQ.
“MTQ tahun ini mempertandingkan 13 cabang lomba dengan total hadiah Rp599 juta sekaligus memperebutkan trofi juara umum. Pembukaan digelar 10 Oktober 2026 di Arena Utama MTQ, Lapangan Apeksi Kantor Balai Kota Padang dan Insya Allah dimeriahkan penampilan Khairat KDI,” katanya.
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Padang, menekankan bahwa ukuran keberhasilan MTQ tidak semata-mata terletak pada berlangsungnya perlombaan.
“Insya Allah tanggal 10 Oktober 2026 kita akan melaksanakan pembukaan MTQ Nasional ke-42 tingkat Kota Padang dan berlangsung sampai tanggal 14 Oktober. Kita berharap syiar Alquran semakin terasa dan seluruh elemen masyarakat ikut terlibat."
“MTQ ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi bagaimana memberikan dampak dan menguatkan Progul Smart Surau. Kita berharap anak-anak dan masyarakat semakin dekat dengan Alquran dan nilai-nilainya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari."
Menurut Maigus, para peserta yang tampil merupakan putra-putri terbaik di bidangnya. Karena itu, keberadaan mereka diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, memahami, sekaligus mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan masyarakat juga dinilai penting agar semarak MTQ tidak hanya terkonsentrasi di lokasi perlombaan. Pemerintah Kota (Pemko) Padang ingin suasana syiar Al-Qur'an dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Maigus juga meminta seluruh persiapan teknis dimatangkan, mulai dari panggung utama, venue perlombaan, dewan hakim hingga seluruh unsur pendukung. Pelaksanaan MTQ diharapkan berjalan tertib, berkualitas, lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.