Sumbardaily.com - Aktivitas angkutan laut Sumatera Barat menunjukkan perubahan mencolok pada Agustus 2026. Di tengah penurunan jumlah barang yang dimuat, aktivitas pembongkaran barang dari perdagangan luar negeri justru melonjak hingga lebih dari empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat barang yang dibongkar melalui angkutan laut luar negeri di Pelabuhan Teluk Bayur mencapai 41,01 ribu ton pada Agustus 2026. Angka tersebut naik 64,25 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat 24,97 ribu ton.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, peningkatannya jauh lebih besar. Volume barang yang dibongkar pada Agustus 2025 hanya 7,30 ribu ton. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 461,84 persen dalam setahun.
Perubahan tersebut menjadi salah satu gambaran menarik dalam perkembangan transportasi Sumatera Barat pada Agustus 2026. Sebab, pada sisi lain, aktivitas pemuatan barang untuk perdagangan luar negeri justru mengalami penurunan.
BPS Sumbar mencatat jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut luar negeri pada Agustus 2026 sebanyak 354,44 ribu ton. Jumlah itu turun 7,78 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 384,34 ribu ton.
Penurunan juga terlihat jika dibandingkan dengan Agustus 2025. Saat itu, volume barang yang dimuat mencapai 530,25 ribu ton. Artinya, volume pemuatan pada Agustus 2026 turun 33,16 persen secara tahunan.
Seluruh aktivitas bongkar muat barang perdagangan luar negeri tersebut berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur.