Penggunaan water cannon dilakukan untuk mengurangi kondisi licin pada permukaan jalan sehingga keamanan pengguna jalan dapat ditingkatkan.
Setelah akses kembali terbuka, pekerjaan BPJN Sumbar belum berhenti. Pemeriksaan terhadap kondisi jalan akan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan pada perkerasan maupun infrastruktur pendukung di sekitar lokasi.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan kerusakan, penanganan berikutnya akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
BPJN Sumbar juga menargetkan kondisi jalan kembali normal dalam waktu dua hari. BPJN Sumbar menyampaikan penanganan terhadap kerusakan jalan akan segera dilakukan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan setelah proses pembersihan selesai.
Pembersihan material galodo sendiri masih terus dilakukan di ruas Bts. Kota Solok-Lubuk Selasih KM 36+600, Arosuka, Kabupaten Solok. Selain badan jalan, area di sekitar ruas tersebut juga akan dibersihkan untuk merapikan sisa-sisa sedimen.
Hingga sore hari setelah akses dibuka, kendaraan memang sudah dapat melintas secara fungsional. Namun, proses pembersihan material belum sepenuhnya rampung.
Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut. Pengendara juga diimbau mengurangi kecepatan serta mengikuti arahan petugas yang berada di lokasi.
Apabila hujan deras kembali terjadi, pengguna jalan diminta untuk sementara tidak melintas. Akses dapat digunakan kembali setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman.