Sumbardaily.com - Kepanikan pecah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), setelah satu pesawat dilaporkan terbakar saat penumpang tengah turun dari kabin.
Asap dan kobaran api menjadi ancaman yang harus segera ditangani, sementara sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka berat dan ringan.
Situasi tersebut memicu pergerakan cepat berbagai unsur keselamatan dan keamanan bandar udara.
Penanganan kebakaran dilakukan bersamaan dengan upaya menyelamatkan dan mengevakuasi penumpang yang berada di sekitar pesawat.
Tidak hanya pemadaman api, petugas juga harus menangani korban dengan tingkat luka yang berbeda.
Pengamanan area serta koordinasi antar instansi menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi tersebut agar seluruh proses berjalan secara terpadu.
Insiden tersebut ternyata bukan kejadian darurat yang sebenarnya. Rangkaian peristiwa itu merupakan bagian dari Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contingency Exercise (ACE) Skala Penuh (Full Scale) Tahun 2026 yang dilaksanakan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang BIM.