"Pengendara juga diminta bersabar apabila terjadi antrean selama proses buka-tutup diberlakukan. Kondisi jalur dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi di lapangan, terutama selama proses pembersihan dan penanganan pascabencana masih berlangsung," imbuh Iptu Akbar.
Dengan diberlakukannya sistem tersebut, kendaraan dari arah Solok maupun Padang sudah kembali memiliki akses untuk melintas. Namun, arus kendaraan belum sepenuhnya berjalan normal karena satu jalur digunakan secara bergantian.
Kondisi ini membuat pengendara yang hendak menggunakan jalur Solok-Padang perlu memperhatikan arahan petugas serta mengantisipasi kemungkinan antrean. Kepolisian juga mengingatkan bahwa situasi di jalur dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan proses pembersihan material dan penanganan pascabencana.
Petugas masih melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan selama proses tersebut berlangsung. Pengendara diharapkan tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan bersabar ketika harus menunggu giliran melintas melalui sistem buka-tutup. (*)