Sumbardaily.com - Kesempatan generasi muda Indonesia untuk meniti karier di luar negeri mulai dibuka melalui pelatihan keterampilan dan bahasa yang menyasar masyarakat desa serta daerah tertinggal.
Sebanyak 108 siswa LPK MOJO Indonesia Raya dilepas untuk bekerja di Jepang, sementara program pelatihan Bahasa Jepang gratis secara daring yang digelar melalui kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) telah memasuki batch keempat dengan jumlah peserta lebih dari 3.400 orang.
Pelepasan tersebut berlangsung bersamaan dengan Opening Ceremony Pelatihan Bahasa Jepang Batch 4 di Dramaga, Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Kegiatan ini mempertemukan agenda persiapan tenaga kerja muda dengan upaya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi masyarakat yang berada di desa dan daerah tertinggal.
Program tersebut dijalankan PT MOJO Indonesia Raya, perusahaan yang memiliki kantor pusat di Tokyo, Jepang.
MOJO didirikan dengan fokus menyelenggarakan pelatihan kerja bagi generasi muda Indonesia yang dipersiapkan untuk mengikuti program magang maupun bekerja di luar negeri, terutama Jepang.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja pada era industri 4.0, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu aspek yang ditekankan dalam penyelenggaraan program.