Solar Biodigester, Inovasi Warga Padang untuk Atasi Sampah Organik dan Genangan Air

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 19 September 2026 | 20:02 WIB


Sumbardaily.com – Persoalan sampah organik dan genangan air di kawasan permukiman umumnya dipandang sebagai dua masalah lingkungan yang berbeda. Namun, warga RT 03 RW 23 Perumahan Abu Hanif Devila, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mencoba menggabungkan penanganan keduanya melalui sebuah inovasi sederhana bernama Solar Biodigester.





Inovasi tersebut menjadi salah satu temuan Tim Juri Padang Rancak Award (PRA) 2026 sesi kedua saat melakukan penilaian pada Jumat (18/9/2026). Perangkat yang dikembangkan di lingkungan warga itu tidak sekadar digunakan sebagai tempat menampung sampah organik, tetapi dirancang untuk memiliki sejumlah fungsi ekologis sekaligus.





Solar Biodigester memungkinkan sisa makanan rumah tangga diolah melalui proses penguraian bahan organik. Pada saat yang sama, sistem tersebut dibuat dengan konsep yang menyerupai lubang biopori sehingga dapat membantu air masuk ke dalam tanah. Warga juga dapat memanfaatkannya sebagai media budidaya maggot.





Konsep tersebut menjadi menarik karena satu perangkat diarahkan untuk menjawab beberapa persoalan yang kerap muncul secara bersamaan di lingkungan permukiman. Sampah organik dikelola dari sumbernya, sementara tanah tetap diberi ruang untuk menyerap air dan menerima kembali material organik hasil proses penguraian.





Solar Biodigester Tidak Sekadar Tempat Sampah





Cara kerja Solar Biodigester pada dasarnya memanfaatkan hubungan antara bahan organik, tanah, dan organisme pengurai. Sebagian wadah ditempatkan ke dalam tanah, kemudian sisa makanan dari rumah tangga dimasukkan ke dalamnya untuk menjalani proses dekomposisi.





Bahan organik yang berada di dalam wadah berinteraksi dengan tanah dan organisme pengurai. Proses tersebut membantu mempercepat penguraian sekaligus memungkinkan unsur organik kembali ke lingkungan sekitar.





Dengan mekanisme tersebut, Solar Biodigester memiliki fungsi yang berbeda dari tempat sampah konvensional. Sampah organik tidak hanya dikumpulkan untuk kemudian diangkut keluar dari lingkungan, tetapi diproses sedekat mungkin dengan sumbernya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X