Lebih dari 100 Jenis Rendang Minangkabau Akan Didokumentasikan, Ini Gagasannya

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB
Ilustrasi Rendang (Foto: Rendang Ratu)
Ilustrasi Rendang (Foto: Rendang Ratu)


Sumbardaily.com – Rendang didorong untuk tidak hanya menjadi ikon kuliner Minangkabau, tetapi juga dikembangkan menjadi produk gastronomi yang mampu memenuhi standar pasar global. Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah yang digagas Universitas Andalas (Unand).





Penguatan kolaborasi Academia, Business, Government (ABG) itu menjadi salah satu bahasan dalam Dialog Interaktif ABG untuk Akselerasi Produk Gastronomi Nusantara yang digelar di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Unand, Kampus Limau Manis, Selasa (15/9/2026).





Dialog tersebut mempertemukan Kepala BPOM RI Prof. Taruna Ikrar, Wakil Rektor I Unand Prof. Syukri Arief, serta Ketua Himpunan Pengusaha Rendang Minang (Hipermi) Rina. Pertemuan itu membahas pengembangan sekaligus hilirisasi produk gastronomi Nusantara, dengan rendang menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian utama.





Prof. Taruna menjelaskan rendang memiliki sejumlah modal penting untuk dikembangkan lebih jauh. Selain mempunyai kekuatan sebagai produk gastronomi, rendang juga memiliki keunikan lokal dan telah dikenal secara internasional.





“Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat besar. Rendang memiliki identitas yang kuat dan sudah mempunyai branding internasional,” ujarnya, dikutip Rabu (16/9/2026).





Menurut Prof. Taruna, potensi pengembangan produk pangan di Indonesia juga terlihat dari data BPOM. Saat ini, lebih dari 135 ribu produk tercatat telah memiliki nomor izin edar. Apabila digabungkan dengan produk yang telah mengantongi izin PIRT, jumlah produk pangan tersebut mendekati 800 ribu.





Namun, pengembangan produk pangan menuju pasar yang lebih luas membutuhkan perhatian terhadap aspek keamanan dan standar mutu. BPOM, kata Prof. Taruna, memberikan perhatian pada tiga aspek utama, yakni keamanan, kualitas, dan manfaat produk.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X