Sumbardaily.com - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan penumpang dari Sumatera Barat (Sumbar). Penerbangan Citilink dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) yang dijadwalkan pagi ini terinformasi dibatalkan.
Pembatalan tersebut terjadi saat operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dihentikan sementara akibat adanya indikasi sebaran abu vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Informasi pembatalan penerbangan Citilink tujuan CGK itu menjadi perhatian bagi calon penumpang di BIM, mengingat Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu tujuan utama penerbangan dari Sumbar.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Citilink melalui pemberitahuan yang terlampir, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara karena meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau. Penutupan tersebut diperpanjang hingga Minggu (6/9/2026) pukul 09.30 WIB.
Dalam pemberitahuan tersebut juga disebutkan penerbangan Citilink QG952/953 pada pagi hari dibatalkan.
Branch Communication & CSR Departement Head PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Feni Lindriany membenarkan hal tersebut.
"Saat ini terinfo kalau (penerbangan) Citilink (dari Padang) pagi ini tujuan CGK (Jakarta) dibatalkan (imbas erupsi Anak Gunung Krakatau)," katanya kepada awak media.