Ia mengatakan pembangunan di Pesisir Selatan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik. Pemerintah daerah juga mendorong perubahan dalam tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurut Hendrajoni, digitalisasi menjadi bagian penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dan informasi.
“Pesisir Selatan terus membuka diri menjadi daerah yang terbuka informasinya. Pemerintahan digital yang kita bangun akan terus menjadi salah satu capaian penting bagi masyarakat,” katanya.
Dengar Pidato Presiden, Bupati Hendrajoni Tekankan Kemandirian dan Transformasi Digital Pessel juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki Pesisir Selatan. Hendrajoni menilai semangat kemandirian yang disampaikan dalam forum kenegaraan relevan diterapkan dalam pembangunan daerah.
Pemerintah daerah, menurut dia, perlu mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong masyarakat agar memiliki kemandirian ekonomi. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga melibatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang tersedia.
Di tengah momentum kenegaraan tersebut, perhatian juga tertuju pada prestasi masyarakat Pesisir Selatan di bidang lingkungan. Salah satunya ditorehkan Haridman, Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Ampiang Parak, Pesisir Selatan.
Bersama komunitasnya, Haridman berhasil meraih Juara I sebagai komunitas konservasi mangrove tingkat nasional. Prestasi itu menjadi salah satu capaian masyarakat Pesisir Selatan yang turut membawa nama daerah ke tingkat nasional.