Jalur Gunung Kerinci via Solok Selatan Tembus 30 Jam, Pendakian yang Dulu Lima Hari Kini Lebih Singkat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:02 WIB
 Pendakian Gunung Kerinci melalui jalur Kabupaten Solok Selatan kembali mencuri perhatian setelah enam orang pendaki dari komunitas Beyond Run berhasil menyelesaikan perjalanan menuju puncak hanya dalam waktu sekitar 30 jam.  (Foto: Pemkab Solsel)
Pendakian Gunung Kerinci melalui jalur Kabupaten Solok Selatan kembali mencuri perhatian setelah enam orang pendaki dari komunitas Beyond Run berhasil menyelesaikan perjalanan menuju puncak hanya dalam waktu sekitar 30 jam. (Foto: Pemkab Solsel)


Sumbardaily.com - Pendakian Gunung Kerinci melalui jalur Kabupaten Solok Selatan kembali mencuri perhatian setelah enam orang pendaki dari komunitas Beyond Run berhasil menyelesaikan perjalanan menuju puncak hanya dalam waktu sekitar 30 jam.





Capaian tersebut menunjukkan bahwa jalur yang selama ini dikenal membutuhkan waktu empat hingga lima hari ternyata dapat ditempuh dengan pola pendakian dua hari satu malam apabila didukung persiapan yang matang.





Keberhasilan itu diraih saat rombongan memulai pendakian dari Visitor Center Solok Selatan pada 28 hingga 29 Juli 2026 dengan didampingi pemandu lokal. Kondisi cuaca yang mendukung selama perjalanan, ditambah perencanaan pendakian yang terukur, menjadi faktor penting yang memungkinkan tim mencapai puncak Gunung Kerinci sekaligus kembali ke titik awal dalam waktu relatif singkat.





Salah seorang pendaki, Iman, mengungkapkan bahwa jalur Solok Selatan memiliki karakter yang berbeda dibandingkan rute pendakian lainnya menuju Gunung Kerinci. Menurutnya, delapan kilometer pertama didominasi medan yang relatif landai sehingga tenaga pendaki dapat dihemat sebelum menghadapi tanjakan menuju puncak.





"Medannya relatif landai sehingga tenaga bisa dihemat sebelum memasuki tanjakan menuju puncak," kata Imam dalam Podcast Saruga, (31/07/2026) lalu.





Meski memiliki kontur awal yang lebih bersahabat, jalur pendakian tersebut tetap menyajikan tantangan tersendiri. Sepanjang perjalanan, para pendaki melewati kawasan hutan hujan tropis yang masih terjaga keasliannya. Beragam bentang alam dapat ditemui mulai dari air terjun, pepohonan berukuran besar, kawasan hutan lumut, hingga habitat satwa liar.





Keberadaan burung rangkong dan koloni siamang menjadi bagian dari pengalaman yang dinikmati para pendaki selama menyusuri jalur tersebut. Kondisi alam yang masih alami disebut menjadi nilai lebih yang membedakan jalur Solok Selatan dengan jalur pendakian lainnya menuju Gunung Kerinci.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X