Kontes Kambing PE Wali Kota Cup 2026 Perkuat Kualitas Bibit dan Daya Saing Peternak

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 3 Agustus 2026 | 16:01 WIB
 Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat membuka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 yang digelar di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Minggu (2/8/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat membuka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 yang digelar di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Minggu (2/8/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong pengembangan sektor peternakan dengan menjadikan Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas ternak sekaligus memperkuat kesejahteraan para peternak.





Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat kualitas budidaya, memperluas jaringan, serta meningkatkan kemampuan peternak dalam mengembangkan usaha.





Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat membuka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 yang digelar di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Minggu (2/8/2026).





Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) Payakumbuh bersama HPDKI Sumatera Barat. Kontes diikuti peternak dari Kota Payakumbuh maupun berbagai daerah lainnya yang membawa kambing unggulan untuk diperlombakan.





Dalam sambutannya, Zulmaeta menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus HPDKI, serta peserta yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.





"Saya mengucapkan selamat kepada segenap pengurus dan anggota HPDKI Payakumbuh maupun Sumatera Barat atas terselenggaranya Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa Wali Kota Cup Tahun 2026. Terima kasih pula kepada seluruh peserta yang telah hadir. Semoga momentum ini menjadi sarana menambah wawasan, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan kualitas usaha peternakan kambing di daerah," ujar Zulmaeta.





Menurutnya, penyelenggaraan kontes tidak sebatas menentukan kambing terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para peternak untuk saling bertukar pengalaman mengenai teknik budidaya, memperluas relasi, hingga meningkatkan pengetahuan dalam menghasilkan ternak berkualitas.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X