Menurutnya, esensi utama dari kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan daerah yang semakin maju dan merata.
"Menang atau kalah bukanlah tujuan akhir. Yang paling penting adalah kebersamaan, persaudaraan, dan semangat untuk bersama-sama mewujudkan Dharmasraya yang sejahtera dan merata," ujar Medison saat membacakan sambutan Bupati, dikutip Minggu (26/7/2026).
Pada kesempatan itu, Medison juga mengajak seluruh kader PKK memanfaatkan jambore sebagai sarana meningkatkan kompetensi dan pengalaman. Ia berharap seluruh peserta menjadikan hasil kegiatan ini sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
"Kita memiliki identitas dan keunggulan yang harus ditunjukkan. Persiapkan diri sebaik mungkin agar mampu membawa nama baik Dharmasraya di tingkat provinsi," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dharmasraya Rafnelly Rafki yang juga bertindak sebagai Ketua Dewan Juri mengumumkan hasil penilaian seluruh cabang perlombaan. Berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh kategori, Kecamatan Pulau Punjung resmi ditetapkan sebagai Juara Umum Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026.
Pada cabang Lomba Defile, Kecamatan Pulau Punjung berhasil meraih Juara I. Posisi kedua ditempati Kecamatan Sungai Rumbai, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Koto Baru.
Dominasi Pulau Punjung kembali terlihat pada Lomba Cerdas Cermat, di mana kecamatan tersebut kembali meraih Juara I. Kecamatan Koto Baru menempati posisi kedua, sementara Kecamatan Asam Jujuhan berhasil menjadi Juara III.
Prestasi Pulau Punjung berlanjut pada Lomba Penyuluhan "Cakap Gelari Pelangi/Kampung Mandiri". Kecamatan tersebut kembali keluar sebagai Juara I. Adapun Juara II diraih Kecamatan Timpeh, sedangkan Kecamatan Sembilan Koto menempati posisi ketiga.