Pelantikan PCNU Dharmasraya, Bupati Annisa Ajak Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 13 Juli 2026 | 19:17 WIB


Sumbardaily.com – Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Dharmasraya periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Momentum tersebut mengemuka saat Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri prosesi pelantikan yang berlangsung di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Minggu (12/7/2026).





Kepengurusan baru PCNU Dharmasraya secara resmi dilantik oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. M. Cholil Nafis, Ph.D. Pelantikan berlangsung khidmat dan menandai dimulainya masa pengabdian kepengurusan periode 2026–2031 dalam menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama bagi masyarakat.





Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama dari tingkat pusat maupun wilayah. Di antaranya Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Rais Syuriyah PBNU KH. M. Cholil Nafis, M. Nuh, Rais Syuriyah PWNU Sumatera Barat (Sumbar) Moch Chozien Adenan, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumbar Ganefri, serta Sekretaris PWNU Sumbar Tan Gusli.





Selain itu, hadir pula Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Dharmasraya, serta tamu undangan lainnya.





Pada kesempatan tersebut, pengurus inti PCNU Dharmasraya yang dilantik terdiri atas Rais Syuriyah K. M. Sarwan Syarif, Katib Bud Sukardi, Ketua Tanfidziyah A. Faizin, Sekretaris Hendra Yamtiko Jati, dan Bendahara Haryanto.





Dalam sambutannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen untuk bekerja nyata sesuai tema kepengurusan, "Berkhidmah dengan Kerja Nyata, Terukur dan Terencana, Menuju Kemandirian Jam'iyyah."





Menurut Annisa, Nahdlatul Ulama selama ini memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat nilai-nilai Islam moderat, sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan berakhlak mulia.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X