Sumbardaily.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memperbanyak kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026.
Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi di berbagai daerah.
Menurut Tito, pengalaman selama bertugas di sejumlah wilayah menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, terutama saat ajang Piala Dunia berlangsung. Fenomena tersebut bahkan menjadi bagian dari perayaan yang selalu dinantikan masyarakat.
"Saya pernah dinas di Indonesia bagian timur pernah jadi Kapolda di Papua, saya pun ngikutin di sana tuh lebih ramai lagi [perayaan Piala Dunianya]," ujar Tito usai menerima kunjungan Direktur Utama TVRI Tb. Fiki Chikara Satari di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Tingginya minat masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia itu, kata Tito, dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menggerakkan aktivitas ekonomi. Berbagai sektor usaha diperkirakan akan ikut merasakan dampak positif selama turnamen berlangsung.
Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan ekonomi biasanya muncul seiring berlangsungnya pertandingan Piala Dunia. Mulai dari produksi dan penjualan atribut pendukung tim, penjualan jersey, penyelenggaraan acara nobar, hingga meningkatnya aktivitas pelaku usaha kuliner.
"Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi," katanya.