Bantu Korban Bencana, Pemko Payakumbuh Alokasikan Rp1 Miliar untuk Lima Puluh Kota

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 12 Juni 2026 | 16:04 WIB
Penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, kepada Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh pada Kamis (11/06/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)
Penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, kepada Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh pada Kamis (11/06/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan daerah terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.





Bantuan tersebut menjadi simbol kuatnya solidaritas antardaerah sekaligus mempertegas semangat persaudaraan yang telah lama terjalin antara kedua wilayah dalam rumpun Luak Limopuluah.





Komitmen bantuan itu ditandai dengan penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, kepada Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh pada Kamis (11/06/2026).





Penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Kebijakan itu memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana untuk membantu daerah lain yang tengah menjalani proses pemulihan akibat bencana.





Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sekadar dukungan dalam bentuk anggaran, tetapi juga mencerminkan hubungan yang erat antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah terbangun melalui sejarah, budaya, adat istiadat, serta hubungan sosial masyarakat.





“Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian antardaerah yang diikat tali persaudaraan. Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh ibarat saudara kandung dalam naungan Luak Limopuluah yang terikat oleh sejarah, budaya, adat istiadat, serta hubungan sosial yang telah terjalin erat sejak lama dan tidak dapat dipisahkan. Ketika saudara sedang menghadapi musibah, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita untuk hadir, membantu, dan saling menguatkan,” ujar Zulmaeta.





Menurutnya, arahan Kemendagri membuka ruang bagi daerah yang tidak mengalami dampak bencana untuk memberikan dukungan kepada daerah lain yang membutuhkan bantuan dalam proses pemulihan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X