Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp428 Juta untuk 245 Warga Rentan di Kota Pariaman

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 3 Juni 2026 | 12:09 WIB
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari keluarga kurang mampu. (Foto: Pemko Pariaman)
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari keluarga kurang mampu. (Foto: Pemko Pariaman)


Sumbardaily.com - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Person in Charge (PIC) Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi yang diwakili Hasnah bersama jajaran menyalurkan bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 245 Pemerlu Atensi Sosial di Kota Pariaman.





Program bantuan yang diberikan kepada masyarakat rentan di Kecamatan Pariaman Timur dan Kecamatan Pariaman Utara tersebut memiliki nilai total Rp428.772.430. Penyaluran bantuan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) sekaligus Penyaluran Bantuan ATENSI Tahun 2026.





Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari keluarga kurang mampu. Kegiatan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (2/6/2026) pagi.





Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan bantuan yang diberikan memiliki manfaat besar bagi masyarakat penerima. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bentuk dukungan sosial bagi kelompok rentan agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.





“Bantuan ini tentu memiliki arti yang sangat penting dan besar manfaatnya bagi masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat, harapan, dan dukungan sosial agar masyarakat dapat hidup lebih mandiri, sehat, dan sejahtera,” kata Yota Balad.





Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.





“Bantuan ini kita dapatkan karena adanya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam pelayanan sosial kepada masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar, meningkatkan kualitas hidup lanjut usia dan kelompok rentan,” ungkapnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X