Sumbardaily.com - Fakta baru mulai terungkap dalam kasus penemuan mayat seorang pria di kawasan Hutan Biologi Universitas Andalas (Unand), Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (28/5/2026) siang.
Korban diketahui bernama Muharomi Nandi Pinto (25), seorang petugas kebersihan atau cleaning service di Fakultas Kedokteran. Korban tercatat sebagai warga Jorong Koto Gantiang, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar dan juga tinggal di Musala Fastabiqul Khairat RT 02, RW 02, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
"Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon karet di lahan perkebunan milik Unand yang berada di Jalan Kampus Unand, Limau Manis," kata Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto.
Mendapatkan laporan tersebut, AKP Edi Harto memimpin langsung proses penanganan di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari petugas keamanan kampus.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban menghubungi kakak kandungnya bernama Nanda yang berada di Medan menggunakan telepon genggam miliknya.
Setelah menerima telepon dari korban, Nanda kemudian menghubungi seorang perempuan bernama Rafidar yang berada di kawasan Sei Lareh, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Informasi itu lalu diteruskan kepada Gusmiyanti yang berada di Limau Manis. Selanjutnya, Gusmiyanti menelepon seorang pria bernama Ijan dan memintanya mencari keberadaan korban di sekitar kawasan Hutan Biologi Unand sesuai petunjuk yang diberikan keluarga korban.