Sumbardaily.com – Pasca diterpa bencana hidrometeorologi pada akhir 2025, kawasan wisata Sungai Batang di Kabupaten Agam kini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Destinasi yang berada di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya itu resmi kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan, ditandai dengan kegiatan famtrip serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama pelaku usaha pariwisata rute Padang–Bukittinggi, Selasa (28/4/2026).
Langkah ini menjadi titik awal pemulihan sektor pariwisata di wilayah tersebut, sekaligus menegaskan bahwa pesona Sungai Batang tidak pudar meski sempat terdampak bencana.
Kegiatan famtrip tersebut difasilitasi oleh Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia bersama Enhaii Halal Center Politeknik Pariwisata NHI Bandung.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat (BI Sumbar), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, serta sejumlah agen perjalanan.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta diajak mengunjungi berbagai destinasi unggulan yang menjadi daya tarik Sungai Batang. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Pincuran Tujuah, Jorong Labuah, hingga Ranggeh View yang menawarkan panorama alam khas Agam.
Selain itu, wisata sejarah dan religi juga menjadi bagian penting, seperti kunjungan ke Rumah Gadang Chaniago, Masjid dan Makam Syekh Karim Amrullah (Inyiak De Er), serta Museum Kelahiran Buya Hamka.