Sumbardaily.com – Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan terus diperkuat. Sekolah kini didorong menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan menangani kasus sejak dini melalui bimtek kekerasan anak Padang.
Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus Kekerasan terhadap Anak di Gedung Bagindo Aziz Chan, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini diikuti 70 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMP/MTs swasta serta kepala sekolah SD se-Kota Padang.
Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menyatakan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga harus menjadi ruang aman bagi anak.
Ia menekankan pentingnya kemampuan tenaga pendidik dalam mengenali potensi kekerasan sejak dini dan meresponsnya dengan tepat.
“Anak merupakan harapan bangsa di masa depan. Sebagai generasi penerus, mereka memiliki peran strategis dalam menjamin kelangsungan bangsa dan negara. Oleh karenanya, anak harus dilindungi agar dapat tumbuh optimal, baik secara fisik maupun psikologis,” ujar Boby.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman dan keterampilan dalam menangani kasus kekerasan anak di sekolah, termasuk memberikan respons terhadap pengaduan serta menyusun langkah pencegahan dan penanganan yang konkret.