Hubungan Emosional Padang dan Palu, Cerita di Balik Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 25 Januari 2026 | 18:27 WIB
Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota (Pemko) Palu untuk Pemko Padang pasca bencana alam yang terjadi akhir November 2025 lalu. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk balas budi Pemko Palu ke Padang karena pernah dibantu pada saat musibah tsunami 2018 lalu. (Dok. Prokopim)
Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota (Pemko) Palu untuk Pemko Padang pasca bencana alam yang terjadi akhir November 2025 lalu. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk balas budi Pemko Palu ke Padang karena pernah dibantu pada saat musibah tsunami 2018 lalu. (Dok. Prokopim)


Sumbardaily.com, Padang - Hubungan emosional antara Kota Padang dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali terajut melalui aksi nyata solidaritas kemanusiaan.





Saat bencana hidrometeorologi memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Padang pada akhir 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Palu hadir dengan menyalurkan bantuan senilai Rp250 juta sebagai wujud kepedulian dan semangat gantian membantu antar daerah.





Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarha (TP-PKK) Kota Palu, Diah Puspita kepada Ketua Bidang I TP-PKK Kota Padang, Sri Hayati.





Prosesi penyerahan berlangsung di Rumah Makan Lamun Ombak Padang, Sabtu (24/1/2026), dan menjadi simbol kuat kolaborasi antar kota dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan.





Yang menarik, dana bantuan ini bukan bersumber dari anggaran rutin pemerintah daerah, melainkan hasil penggalangan donasi kolektif para guru dan insan pendidikan se-Kota Palu.





Gerakan ini lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya saling membantu, khususnya dalam pemulihan sektor pendidikan pascabencana.





“Alhamdulillah, dari para guru dan insan pendidikan Kota Palu berhasil terkumpul donasi sebesar Rp250 juta. Bantuan ini kami salurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemulihan sektor pendidikan,” ujar Diah Puspita.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X