Warga di Lokasi Rawan Bencana Diimbau Mengungsi ke Hunian Sementara

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 15 Desember 2025 | 08:31 WIB
Evakuasi warga Batu Busuk, Lambung Bukit, Kota Padang saat banjir bandang kembali melanda wilayah tersebut pada Minggu (14/12/2025). (Foto: Istimewa)
Evakuasi warga Batu Busuk, Lambung Bukit, Kota Padang saat banjir bandang kembali melanda wilayah tersebut pada Minggu (14/12/2025). (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali mengimbau warga yang bermukim di wilayah rawan bencana untuk segera melakukan evakuasi dan relokasi sementara ke hunian yang telah disiapkan pemerintah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul hujan deras yang kembali mengguyur Kota Padang sejak Minggu (14/12/2025) dan berpotensi memicu banjir di sejumlah kawasan.





Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung ke Batu Busuk, Kecamatan Pauh, untuk menyampaikan imbauan tersebut kepada warga. Dalam kunjungan itu, Fadly didampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian. Keduanya menekankan pentingnya keselamatan warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS).





“Sekali lagi kami mengimbau kepada warga Batu Busuk yang berada di daerah bahaya untuk mengevakuasi diri ke hunian sementara yang sudah disiapkan,” ujar Fadly Amran. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca masih belum sepenuhnya aman, sementara curah hujan terpantau masih cukup tinggi.





Menurut Fadly, warga yang bertahan di sekitar DAS berisiko menghadapi dampak bencana susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, ia meminta kerja sama masyarakat agar proses evakuasi dan relokasi dapat berjalan lancar demi keselamatan bersama.





“Curah hujan masih cukup tinggi dan masih membahayakan masyarakat yang berada di sekitar DAS. Kami minta kerja sama masyarakat untuk keselamatan kita bersama,” kata Fadly.





Sementara itu, Sestama BNPB Rustian menyampaikan bahwa pemerintah pusat juga mengambil langkah antisipatif dengan melakukan upaya modifikasi cuaca. Langkah ini bertujuan untuk menekan potensi hujan lebat agar proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung secara maksimal.





“Saat ini tiga pesawat sudah menjalankan upaya modifikasi cuaca dan insya Allah akan ditambah satu pesawat lagi,” ujar Rustian.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X