Dalam pelaksanaannya, konsorsium mengutamakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang digunakan mencapai sekitar 42,25 persen, serta memberikan kontribusi 82,21 persen terhadap progres fisik proyek. Optimalisasi TKDN inilah yang menjadi salah satu indikator utama penilaian pada Sutami Award, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan terhadap penguatan industri nasional.
Peran Strategis Hutama Karya
Dampak pembangunan tol Serang–Panimbang dinilai signifikan dalam mendukung visi pemerataan ekonomi, khususnya di wilayah Banten tengah dan selatan. Kehadiran konektivitas baru mempercepat distribusi logistik, mempersingkat waktu tempuh antarwilayah, dan memicu pertumbuhan pusat ekonomi baru, seperti sektor pariwisata, UMKM, hingga penguatan sentra pertanian.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa dua penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi dan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas konstruksi, efisiensi, serta penggunaan produk dalam negeri di setiap proyek. Menurutnya, kepercayaan pemerintah kepada Hutama Karya dalam 80 tahun kiprahnya merupakan modal penting bagi perusahaan dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis. (*)