Data Terbaru BPBD: 130 Warga Agam Meninggal Akibat Bencana, Palembayan Terbanyak

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 2 Desember 2025 | 07:00 WIB
Warga membawa jenazah korban bencana banjir bandang untuk dimakamkan di  jorong Bukik Malanca, Malalak Timur, Kabupaten Agam. (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)
Warga membawa jenazah korban bencana banjir bandang untuk dimakamkan di jorong Bukik Malanca, Malalak Timur, Kabupaten Agam. (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Agam – Korban jiwa akibat bencana banjir, banjir bandang, dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam per 1 Desember 2025, sebanyak 130 orang dilaporkan meninggal dunia.





Kecamatan Palembayan menjadi wilayah dengan dampak paling parah, mencatat 106 korban meninggal, atau lebih dari tiga perempat total korban jiwa di seluruh kabupaten.





Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghofur, membenarkan bahwa Palembayan menjadi lokasi dengan jumlah korban tertinggi. Ia juga menyebutkan masih banyak warga yang belum ditemukan.





“Tidak hanya tingginya korban meninggal dunia, dari 71 orang korban yang belum ditemukan, 61 orang berasal dari Kecamatan Palembayan,” ujarnya.





Selain korban meninggal dan hilang, jumlah warga yang harus mengungsi terus bertambah. Hingga saat ini tercatat lebih dari 6.300 orang terpaksa meninggalkan rumah akibat kerusakan dan risiko bencana susulan. BPBD Agam terus melakukan pendataan serta upaya pencarian di lokasi-lokasi yang terdampak paling berat. (red)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X