Cerita Pilu Korban Kebakaran Padang: Noval Kehilangan Rumah dan Seragam Sekolah

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 17:42 WIB
Kondisi pascakebakaran yang menghanguskan 19 rumah di kawasan padat penduduk, Kelurahan Pasa Gadang, Kota Padang, Kamis (9/10/2025). (Foto: Agnes Betsaida Nainggolan untuk Sumbar Daily)
Kondisi pascakebakaran yang menghanguskan 19 rumah di kawasan padat penduduk, Kelurahan Pasa Gadang, Kota Padang, Kamis (9/10/2025). (Foto: Agnes Betsaida Nainggolan untuk Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Padang – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Kamis (9/10/2025) siang meninggalkan duka mendalam bagi warga terdampak. Sedikitnya 19 rumah hangus terbakar, memaksa lebih dari seratus orang mengungsi dan kehilangan harta benda.





Salah satu korban, Noval (16), pelajar kelas 2 SMA, mengaku kehilangan seluruh perlengkapan sekolah akibat musibah ini. Saat kejadian, ia tengah berada di luar rumah dan hanya bisa menyaksikan api cepat membesar melahap rumah keluarganya.





“Besar harapan saya untuk mendapatkan bantuan pakaian sebagai penunjang sekolah,” ujar Noval saat ditemui di lokasi kebakaran, Jumat (10/10/2025).





Hingga Jumat siang, posko bantuan di kawasan Pemancungan masih ramai didatangi warga dan relawan. Bantuan berupa pakaian dan kebutuhan pokok terus berdatangan, sementara petugas sibuk memilah barang layak pakai sebelum disalurkan ke korban.





Ketua RT setempat, Fajar Pratama, menyebutkan ada sekitar 114 warga terdampak, termasuk 24 anak sekolah dari jenjang SD hingga SMA yang kini kehilangan seragam, buku, dan perlengkapan belajar.





“Saat ini warga sangat membutuhkan bantuan pakaian, terutama bagi anak-anak sekolah. Kami juga berharap perhatian dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan lansia,” ujarnya.





Kasi Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Roni Saputra, menjelaskan bahwa cepatnya api menjalar dipicu oleh kondisi cuaca yang panas dan berangin. Selain itu, sebagian besar rumah warga di lokasi kejadian berbahan kayu sehingga mudah terbakar.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X