Dalam simulasi tersebut, Abdul Malik menjelaskan akan ada enam titik lokasi dengan berbagai skenario kebencanaan.
"Kami akan mensimulasikan berbagai situasi darurat, mulai dari gempa bumi, tsunami, kecelakaan, kebakaran, hingga proses evakuasi mandiri. Termasuk juga operasi penyelamatan di gedung dan perairan," paparnya.
Masyarakat umum dipersilakan menyaksikan rangkaian simulasi yang akan digelar di Lapangan APEKSI Balai Kota Aie Pacah.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperlihatkan koordinasi antar instansi dalam penanganan situasi darurat.
Dengan skala pelaksanaan yang besar dan melibatkan berbagai pihak, latihan gabungan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan sistem tanggap bencana yang komprehensif di wilayah Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. (red)