19 Warisan Budaya Sumbar Ditetapkan jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 11 Desember 2022 | 20:26 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menerima Sertifikat WBTb Indonesia pada Malam Apresiasi Kebudayaan dan Penyerahan Sertifikat Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2022. (Foto: Pemprov Sumbar)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menerima Sertifikat WBTb Indonesia pada Malam Apresiasi Kebudayaan dan Penyerahan Sertifikat Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2022. (Foto: Pemprov Sumbar)


19 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Sumatera Barat (Sumbar) ditetapkan menjadi WBTb Indonesia oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).





Ke-19 WBTb itu antara lain Balango Galogandang (Kabupaten Tanah Datar), Legenda Ikan Sakti Sungai Janiah (Kabupaten Agam), Bakajang (Kabupaten Limapuluh Kota).





Sijobang (Kabupaten Limapuluh Kota), Batobo Konsi (Kabupaten Sijunjung), Bakaua Adat (Kabupetan Sijunjung), Ikan Larangan Lubuak Landua (Kabupaten Pasaman), Sulam Bonang Omeh Aie Bangih (Kabupaten Pasaman Barat).





Kemudian, Kirekat (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Pasikut Abag (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Rumah Gadang Kajang Padati (Kota Padang), Tenun Koto Nan Godang Payakumbuh (Kota Payakumbuh).





Takuluak Kompong (Kota Payakumbuh), Takuluak Talakuang (Kota Payakumbuh), Talempong Sikatuntuang (Kota Payakumbuh), Kawin Bajapuik (Kabupaten Padang Pariaman).





Lalu Badoncek (Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman), Dendang Bansi Solok (Kabupaten Solok dan Kota Solok), dan Gandang Sarunai (Kabupaten Solok Selatan).





Penetapan menjadi WBTb Indonesia ini melalui proses panjang yang diawali sejak bulan Februari 2022. Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar mengusulkan 32 WBTb dari 19 kabupaten dan kota se-Sumbar. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X