Ulasan Partisipatif dari Kuliah Umum Gubernur Lemhannas di Kampus UIN Imam Bonjol Padang, Kamis 3 September 2026 lalu.
Oleh: Zaitul Ikhlas Saad Rajo Intan
Wakil Ketua ICMI Orwil Sumbar
Siang menjelang sore di ruang kuliah sering kali menjadi waktu paling menantang. Di saat kantuk biasanya mengintai, Aula UIN Imam Bonjol Padang justru bergemuruh oleh tepuk tangan hampir seribu sivitas akademika.
Magnetnya adalah TB Ace Hasan Syadzily, Gubernur Lemhanas RI yang baru.
Ace Hasan tidak datang membawa teks pidato yang kaku.
Sebagai alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia membuka paparannya dengan sebuah jembatan emosional: mengingatkan audiens bahwa rahim akademis Islam (UIN) hari ini dipercaya memimpin lembaga ketahanan strategis negara.
Ace Hasan menambahkan, ke depan Mahasiswa dan Alumni UIN harus mampu membangun rasa percaya diri. Tidak boleh minder, apalagi menjauh dari upaya perjuangan memelihara keutuhan bangsa dan negara.
Sentuhan awal yang tak hanya mencairkan suasana, tetapi langsung membakar semangat solider para mahasiswa. Dari titik cair itulah, sang singa podium mulai menguliti realitas bangsa kita hari ini.