opini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB
Ilustrasi Pendakian Gunung (Foto: Indonesia 360 Derajat)



Inilah yang disebut multiplier effect. Satu orang pendaki mampu menghidupkan banyak usaha sekaligus. Mulai dari transportasi, penginapan, rumah makan, toko kelontong, penyewaan alat, jasa pemandu, porter, fotografer, hingga pelaku UMKM yang menjual cendera mata.





Karena itu, jangan pernah memandang remeh nilai ekonomi wisata pendakian. Gunung sesungguhnya merupakan mesin pertumbuhan ekonomi yang terus bekerja sepanjang dikelola dengan baik. Di Gunung bisa tertumpang banyak harapan dan peluang untuk menghidupi rumah tangga.





Potensi Masa Depan





Sumatera Barat (Sumbar) merupakan daerah yang dianugerahi bentang alam pegunungan yang luar biasa. Jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang melintasi wilayah ini menghadirkan gunung api dan pegunungan yang menjadi daya tarik wisata kelas nasional.





Dari Gunung Talamau di Pasaman Barat hingga Gunung Kerinci di perbatasan Jambi. Dari Gunung Sago di Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanah Datar hingga Gunung Talang di Solok. Dari Gunung Marapi, Singgalang, Tandikek, hingga Gunung Malintang dengan Danau Laut Tinggalnya. Semuanya memiliki karakter, keunikan, dan pesona yang berbeda.





Dalam beberapa tahun terakhir, mountaineering tourism di Sumatera Barat berkembang sangat pesat. Gunung Talang menjadi contoh paling nyata. Keindahan lanskapnya yang berpadu dengan jalur pendakian yang relatif ramah menjadikan gunung ini viral di media sosial dan menjadi tujuan favorit pendaki dari berbagai daerah di Indonesia.





Fenomena tersebut membuka ruang ekonomi baru. Bisnis open trip bermunculan. Toko penyewaan perlengkapan pendakian berkembang pesat. Penginapan penuh pada akhir pekan. Warung makan, kedai kopi, jasa transportasi, pemandu lokal, hingga porter ikut menikmati berkah meningkatnya jumlah wisatawan.





Ekonomi masyarakat bergerak hanya karena satu gunung. Padahal, Sumbar memiliki lebih dari 20 gunung, dengan sedikitnya tujuh gunung yang sudah sangat dikenal para pendaki.





Gunung Sago menawarkan jalur yang pendek tetapi menantang. Singgalang memikat dengan hutan lumut dan pesona Telaga Dewinya. Marapi menghadirkan sensasi wisata vulkanik yang sulit ditemukan di tempat lain. Talamau menyuguhkan panorama 13 telaga di kawasan puncak. Sementara Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera, menjadi impian hampir setiap pendaki Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB