Bagi Inggris, keberhasilan mematikan pengaruh Haaland menjadi salah satu kunci kemenangan dramatis yang mengantarkan mereka ke semifinal. Sementara bagi Norwegia, kekalahan tersebut menjadi akhir dari perjalanan yang tetap meninggalkan kesan positif setelah mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim unggulan turnamen.
Haaland Bangga pada Norwegia, Singgung Inggris dan Tatap Masa Depan Piala Dunia
Meski langkah Norwegia terhenti di babak perempat final, Erling Haaland tetap menunjukkan sikap sportif seusai pertandingan. Penyerang berusia muda itu mengaku menghormati pencapaian Inggris yang berhasil mengamankan tiket ke semifinal setelah melalui pertandingan yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu.
Di sisi lain, Haaland juga dihadapkan pada situasi yang menarik. Di skuad Inggris terdapat sejumlah rekan setimnya di Manchester City, termasuk John Stones yang sepanjang pertandingan menjadi salah satu pemain yang bertugas mengawalnya. Kedekatan mereka di level klub pun memunculkan pertanyaan apakah dirinya kini akan memberikan dukungan kepada Inggris untuk melanjutkan perjalanan hingga meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Menanggapi hal tersebut, Haaland hanya tersenyum sebelum memberikan jawaban yang menunjukkan bahwa situasinya tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang.
"Saya memiliki rekan-rekan setim di City di sini, itu benar. Saya tumbuh besar di Inggris, dan jersi pertama yang saya miliki adalah jersi Inggris. Ini negara yang istimewa. Namun, saya juga memiliki rekan setim dari Prancis dan Spanyol," ujar Haaland.
Pernyataan tersebut memperlihatkan kedekatan emosional Haaland dengan Inggris. Meski kini membela Norwegia di level internasional, masa kecilnya yang banyak dihabiskan di Inggris membuat negara tersebut memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan hidupnya.
Namun demikian, Haaland tidak ingin terlalu larut memikirkan tim mana yang akan ia dukung pada sisa turnamen. Fokus utamanya kini tertuju pada perkembangan sepak bola Norwegia setelah tampil mengejutkan sepanjang Piala Dunia 2026.