“Ini menjadi hal yang sangat menyakitkan bukan hanya bagi suporter, bagi saya sendiripun sangat sedih,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmennya terhadap klub dengan menyebut bahwa seluruh kehadirannya dalam mendukung tim dilakukan dengan biaya pribadi, tanpa membebani perusahaan.
“Setiap pertandingan yang dilakukan baik di kandang maupun tandang itu saya datang dengan biaya sendiri, mengingat saya berdomisili di Jakarta. Tidak ada sedikitpun saya membebankan ke perusahaan, dalam hal ini Semen Padang FC, saya datang dan hadir dengan biaya sendiri, saya menonton dengan biaya sendiri, saya tak menerima gaji sepersenpun dari perusahaan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatannya dilandasi tanggung jawab atas amanah, bukan kepentingan pribadi.
“Ini adalah bukti dari loyalitas saya ataupun tanggungjawab saya atas amanah yang diberikan itu sebagai Komisaris,” kata Levi.
Meski demikian, ia kembali mengingatkan bahwa posisi Komisaris memiliki batas kewenangan yang jelas dalam struktur organisasi klub.
“Tapi sekali lagi, Komisaris ini bukan sebagai pengambil keputusan, bukan CEO atau Direktur, tugas Komisaris adalah hanya mengawasi dan memberikan masukan bukan sebagai pengambil keputusan layaknya CEO atau direktur,” ujarnya.