Tradisi Serak Gulo di Padang Pererat Kebersamaan Multietnis

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 2 Desember 2024 | 00:28 WIB
Tradisi Serak Gulo pererat kebersamaan multietnis (Foto: Dok Diskominfo Padang)
Tradisi Serak Gulo pererat kebersamaan multietnis (Foto: Dok Diskominfo Padang)


Sumbardaily.com, Padang – Suasana meriah menyelimuti Jalan Pasa Batipuh, tepat di depan Masjid Muhammadan, Kota Padang, pada Minggu (1/12/2024). Ribuan warga dari berbagai kalangan dan etnis berkumpul untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam tradisi unik bernama Serak Gulo.





Acara yang digelar oleh warga keturunan India ini menghadirkan momen spektakuler ketika lima ton gula pasir dibagikan secara simbolis dengan cara dilemparkan dari atas atap masjid.





Tradisi tahunan ini diselenggarakan untuk memperingati hari wafatnya ulama asal India, Shaul Hamid, yang jatuh setiap tanggal 1 Jumadil Akhir dalam kalender Hijriyah.





Prosesi Serak Gulo ini dimulai dengan serangkaian tahapan. Gula pasir yang akan dibagikan terlebih dahulu dibungkus dengan kain berwarna-warni dan didoakan.





Bendera hijau berlambang bulan dan bintang dipasang di bagian atas masjid, menandakan dimulainya acara.





Puncak acara berlangsung spektakuler. Panitia membawa gula ke atas atap Masjid Muhammadan dan empat panggung di sisi kanan dan kiri. Begitu gula dilemparkan, ratusan warga dari berbagai usia—tua, muda, hingga anak-anak—saling berebut untuk mendapatkannya.





Pj Wali Kota Padang, Andree H Algamar, hadir memberikan apresiasi atas pelestarian tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X