Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:15 WIB


Sumbardaily.com – Aroma sambalado tanak yang dimasak menggunakan kayu bakar memenuhi kawasan Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Kota Padang Panjang. Sebanyak 53 kelompok masyarakat ikut meramaikan Lomba Memasak Sambalado Tanak dalam rangkaian kegiatan Bukik Tui Barasok untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).





Lomba tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian karena tidak sekadar mempertandingkan kemampuan peserta dalam mengolah makanan. Tradisi kuliner khas Minangkabau sekaligus ditampilkan bersama unsur budaya melalui pakaian yang dikenakan peserta dan metode memasak yang digunakan.





Para peserta tampil mengenakan baju kurung basiba. Di sisi lain, sambalado tanak dimasak secara tradisional menggunakan balango dengan bahan bakar kayu. Perpaduan tersebut membuat kegiatan memasak yang dilaksanakan, Sabtu (22/8/2026) itu, tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali tradisi kuliner kepada masyarakat.





Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra memberikan apresiasi terhadap keterlibatan pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang dilakukan mampu menghadirkan perayaan HUT Kemerdekaan yang sekaligus mengandung unsur pelestarian budaya.





“Kolaborasi dari lurah sangat luar biasa dengan adanya kegiatan ini. Sambalado Tanak ini bisa dimakan dengan semua lauk. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Padang Panjang,” ujar Allex, dikutip Minggu (23/8/2026).





Menurut Allex, kegiatan memasak sambalado tanak juga memiliki nilai edukasi bagi generasi muda. Proses memasak dengan menggunakan peralatan dan cara yang diwariskan dari generasi ke generasi dinilai dapat menjadi sarana untuk mengenalkan pengetahuan budaya kepada anak-anak muda.





Ia menilai keberadaan peserta dari kalangan generasi muda menjadi hal positif dalam upaya menjaga keberlanjutan tradisi tersebut. Mereka dapat memperoleh pengalaman secara langsung mengenai cara memasak salah satu kuliner tradisional Minangkabau.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X