berita

BPBD Solok Sisir Sungai Pascagalodo untuk Antisipasi Ancaman Bencana Susulan

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:07 WIB
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok kembali membersihkan aliran sungai yang terdampak banjir bandang pada Minggu (18/10/2026). (Foto: BPBD Kab Solok)


Sumbardaily.com - Pascagalodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, upaya pemulihan lingkungan masih terus dilakukan meski status tanggap darurat telah beralih ke masa transisi pemulihan.





Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok kembali membersihkan aliran sungai yang terdampak banjir bandang pada Minggu (18/10/2026).





Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penanganan lanjutan setelah banjir bandang dan longsoran puing menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026, sekitar pukul 19.30–20.00 WIB.





Bencana itu melanda Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Meski masa tanggap darurat telah berakhir, penanganan sisa material dan pemulihan lingkungan di kawasan terdampak masih menjadi perhatian BPBD Kabupaten Solok.





Dikutip dari unggahan Instagram BPBD Kabupaten Solok, Senin (19/10/2026), kegiatan pembersihan sungai akan terus dilaksanakan selama beberapa hari ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan setelah banjir bandang sekaligus mengurangi risiko bencana susulan.





“Berakhirnya status tanggap darurat bukan berarti berakhirnya pengabdian,” demikian keterangan BPBD Kabupaten Solok dalam unggahan tersebut.





BPBD Kabupaten Solok menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tetap dilanjutkan meskipun status kedaruratan telah berubah. Upaya di lapangan tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga mencakup pemeriksaan kondisi sungai yang terdampak banjir bandang.


Halaman:

Tags

Terkini