berita

Potensi Ekonomi Umrah di Padang Tembus Rp1 Triliun Lebih, Ini Hitung-hitungannya

Minggu, 27 September 2026 | 13:51 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama owner Al Harris Umrah, Oleh-oleh Umrah dan Coffee, Harris Seswitra melakukan pengguntingan pita saat peresmian di Jalan Taman Siswa, Padang, Minggu (27/9/2026) siang. (Dok. Diskominfo)


Sumbardaily.com - Aktivitas perjalanan umrah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ternyata menyimpan potensi ekonomi yang besar bagi Kota Padang.





Jumlah jemaah yang berangkat mencapai sekitar 40 ribu orang per tahun. Jika kebutuhan setiap jemaah diasumsikan Rp30 juta, nilai perputaran ekonomi dari aktivitas umrah diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun dalam setahun.





Potensi tersebut mengemuka dalam Grand Opening Al Harris Umrah, Oleh-oleh Umrah dan Coffee di jalan Taman Siswa nomor 31, RT 03/RW 01, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Minggu (27/9/2026) siang.





Kepala Seksi Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang, Rizki Ronaldi mengatakan, jumlah jemaah yang berangkat melalui BIM berada di kisaran 40 ribu orang setiap tahun.





Dengan asumsi kebutuhan sebesar Rp30 juta untuk setiap jemaah, aktivitas tersebut menghasilkan potensi perputaran ekonomi sekitar Rp1,2 triliun per tahun.





Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa perjalanan umrah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ibadah, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi berbagai sektor usaha yang berada di sekitarnya.





Potensi itu antara lain dapat berkaitan dengan usaha perjalanan, perlengkapan ibadah, oleh-oleh, hingga aktivitas ekonomi lainnya yang mendukung kebutuhan jemaah sebelum maupun setelah perjalanan ke Tanah Suci.


Halaman:

Tags

Terkini