berita

El Nino Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Datang Terlambat

Jumat, 25 September 2026 | 19:09 WIB
Ilustrasi Hujan Lebat (Foto: Pixabay)


Sumbardaily.com - Musim hujan 2026-2027 diprediksi tidak datang serentak di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan awal musim hujan di 529 Zona Musim (ZOM) atau 61,08 persen wilayah Indonesia mengalami kemunduran dibandingkan rerata klimatologis.





Kondisi tersebut berkaitan dengan fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) di wilayah Samudra Hindia sekitar Indonesia. Kedua fenomena tersebut berpengaruh terhadap berkurangnya curah hujan dan berpotensi memperpanjang periode kering di sejumlah wilayah.





Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan kondisi suhu muka laut di kawasan Nino3.4 Samudra Pasifik menunjukkan penguatan El Nino. Pada akhir Agustus 2026, anomali suhu muka laut di wilayah tersebut tercatat +2,83.





Sementara itu, indeks ENSO periode Juli-Agustus-September (JAS) berada pada angka +2,63. Nilai tersebut menunjukkan kondisi El Nino berada pada kategori sangat kuat.





Perkembangan juga terjadi di Samudra Hindia. BMKG mencatat indeks IOD pada Agustus 2026 berada di angka +0,376. Fenomena tersebut diperkirakan berpeluang bergerak menuju fase positif hingga akhir tahun.





“Kombinasi fenomena El Nino dan IOD yang terjadi bersamaan ini memperparah dan memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat,” tegas Faisal pada konferensi pers ‘Prediksi Musim Hujan’ di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta pada Selasa (22/9).





Awal Musim Hujan Berbeda-beda


Halaman:

Tags

Terkini